![]() |
| Panitia Turnamen Sepak Bola U 45 Open se-Kalbar. (Foto:ist) |
“Di tahun ini, saya bersama kepengurusan Askot PSSI Pontianak akan menghelat kembali turnamen sepak bola U-45 se-Kalbar. Perhelatan itu juga serentak dengan pembukaan kompetisi sepak bola antar klub di bawah Askot PSSI Pontianak dengan sistem liga penuh. Turnamen ini juga dirangkaikan dengan momentum HUT ke-255 Kota Pontianak,” ujar Zulfydar, Sabtu (18/4).
Zulfydar yang juga menjabat sebagai Exco PSSI Pontianak menjelaskan, turnamen U-45 ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan antar pemain dan pecinta sepak bola di Kalimantan Barat, sekaligus sebagai pemanasan menuju Porprov Kalbar.
Ia menyebut, pada penyelenggaraan tahun pertama, animo peserta sangat tinggi dengan keterlibatan tim dari berbagai kabupaten dan kota di Kalbar. Tahun ini, ia optimistis turnamen akan semakin semarak dengan partisipasi dari 14 kabupaten/kota.
Selain itu, kompetisi antar klub di bawah naungan PSSI Pontianak juga akan digelar dengan sistem liga penuh. Menurutnya, kompetisi ini menjadi bagian dari upaya seleksi pemain yang akan memperkuat skuad Persipon.
Dengan sistem liga, jalannya kompetisi akan berlangsung lebih panjang sehingga memudahkan pemetaan pemain terbaik untuk mewakili Kota Pontianak di Liga 4. Ia berharap sistem ini dapat berdampak positif terhadap peningkatan prestasi sepak bola daerah.
“Dalam waktu dekat kami juga akan berkoordinasi dengan Dispora dan audiensi dengan Wali Kota serta para pendukung kegiatan sepak bola. Tema yang kami ambil juga dalam rangkaian hari jadi Kota Pontianak,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Ketua Askot PSSI Pontianak, Lely Suheri menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai penyelenggaraan turnamen dan kompetisi liga akan memberikan warna baru bagi perkembangan sepak bola di Pontianak.
“Spesialnya, di tahun ini Bang Zul juga menghelat pertandingan sepak bola antar klub PSSI Pontianak dengan sistem kompetisi penuh,” ungkapnya.
Untuk teknis pelaksanaan, lanjutnya, akan dirumuskan oleh komisi pertandingan, termasuk penentuan lokasi laga. Sejumlah lapangan yang disiapkan antara lain di Pontianak Timur, Lapangan SMP 3, Lapangan Ujung Pandang, dan Lapangan SMA 8. Sementara untuk pembukaan dan penutupan direncanakan berlangsung di Lapangan PSP.
Menurut Lely, tujuan utama kegiatan ini adalah menjaring pemain potensial sebagai cikal bakal skuad Persipon. Dengan persaingan yang ketat dalam sistem liga, diharapkan kualitas pemain yang terpilih semakin kompetitif.
Tim pemandu bakat PSSI Pontianak juga akan diturunkan untuk memantau langsung pemain yang berpotensi memperkuat tim sepak bola Kota Pontianak ke depan. (*/r)
